MPR RI Desak Presiden Jokowi Bentuk Lembaga Sosialisasi Pancasila

JAKARTA – Kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara sudah kehilangan arah (disorientasi) dan menuju kehancuran. Sekarang, antar lembaga negara mudah terjadi konflik, masyarakat sering bentrok, dan menurun gotong royongnya. Semua ini karena sudah banyak yang meninggalkan Pancasila. Oleh kerena itu, Presiden Jokowi harus segera bentuk lembaga yang bertugas sosialisasikan Pancasila.

“Kita makin kehilangan arah. Antar lembaga negara mudah konflik, elit bertikai, masyarakat mudah tersulut dan bentrok. Ini semua karena sudah meninggalkan nilai-nilai Pancasila. Solusinya, Presiden Jokowi harus segera tanamkan jiwa Pancasila kepada seluruh rakyat,” kata Ketua Badan Sosialiasi MPR RI Ahmad Basarah dalam diskusi bertajuk “Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara,Undang-Udang Dasar Negara Republik Indonesia Tahu 1945 sebagai Konstitusi Negara dan Ketetapan MPR RI,Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk Negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara” di gedung Perpustakaan MPR RI, Jakarta, Senin (2/3).

Menurut dia, selain dengan mendirikan lembaga yang bertugas mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila, juga harus memasukkan materi tentang dasar negara kita itu menjadi mata pelajaran tersendiri dari mulai SD sampai perguruan tinggi.

Mendikbud Anies Baswedan harus ditugaskan untuk mengubah kurikulum pendidikan kita dengan memasukkan kembali Pancasila sebagai pelajaran dasar. Ini penting untuk menanamkan ideologi dan filosofi negara sejak dini.

“Pancasila harus dikembalikan masuk ke dalam kurikulum pendidikan dasar. Apalagi, saat ini muncul sekolah-sekolah internasional (global) yang belum tentu sesuai dengan bangsa Indonesia sendiri,” tegas Wasekjen DPP PDIP itu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *