14 December 2017

Lurah Cantik: Teladan Tingkat Nasional

Dwi Endah Meinarti - Parlemen News

Dia bernama Dwi Endah Meinarti yang akrab di sapa dengan “endah” anak kedua dari 3 bersaudara. saat ini beliau bertugas sebagai kabid olahraga dispora kota pontianak provinsi kalimantan barat dan menjalani tugas tersebut sejak tanggal 5 september 2014 yang mana sebelumnya beliau menjabat sebagai lurah di kelurahan parittokaya hingga akhirnya mendapatkan juara 4 nasional sebagai lurah teladan di tahun 2014.

Ibu dari 2 orang anak ini yang bertempat lahir di pontianak tanggal 10 mei 1978 menempuh karirnya di rintis dari prestasi yang di raihnya mulai dari tingkat SD, SMP, SMA serta berhasil.menamatkan kuliah di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri tahun 2000, meneruskan kuliah di Institut Ilmu Pemerintahan Depdagri Jakarta tamat tahun 2004 dan menempuh kuliah S2 di universitas tanjungpura program magister sosial tahun 2007 – 2009. tentu semua keberhasilan yang didapat tidak terlepas dari dukungan keluarga,oang orang terdekatnya teman, sahabat dan kerabat.

Berikut ini disampaikan dialog Parlemennews.co.id dengan Dwi Endah yakni sebagai berikut :

Bagaimana kehidupan Dwi Endah semasa kanak-kanaknya

Sejak kecil orang tua saya sudah banyak mengajarkan hidup mandiri dan prihatin serta mengajarkan bahwa memperoleh segala sesuatu yg di dapat itu harus dengan berusaha, kerja keras dan berdoa. Siapa yang mengira ibu dra dwi endah meinarti m.si ini sewaktu masa kecilnya selain selalu menjadi juara kelas di tingkat sekolah dasar juga sering berjualan kue atau menyewakan buku buku cerita kepada teman temannya agar dapat memperoleh uang lebih untuk membeli buku atau sekedar menambah uang jajan dengan maksud tidak ingin menyusahkan orang tua, sebenarnya hal hal seperti ini yang harus ditanamankan kepada anak anak kita sejak dini bahwa jika kita ingin meraih sesuatu yang lebih harus berusaha lebih giat dari yang lain sehingga tertanam semangat dan jiwa yang pantang menyerah, tukasnya.

Bagaimana awalnya sampai Dwi Endah tertarik untuk masuk ke STPDN

Begitu pula ketika bisa masuk ke Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri memiliki cerita unik tersendiri karena orang tua tidak ada yang berbasic sebagai PNS dan tidak memiliki pengalaman bagaimana tata cara tes masuk STPDN ini. berbekal kemauan, tekat dan selalu banyak bertanya akhirnya satu demi satu tes dapat terlewati hingga alhamdulillah dari 120 orang yang mendaftar pada saat itu hanya diterima 14 orang dari seluruh Provinsi Kalimantan Barat. Saya tidak pernah bermimpi bakal jadi pegawai negeri apalagi lurah dan sekarang mengurus atlet di bidang olahraga, malah dulu cita cita saya waktu kecil jadi KOWAD juga pernah ingin jadi guru agama, ujarnya.

Bisa ceritakan prestasi yang pernah anda capai.

Berbekal tekad, kemauan, usaha dan doa purna wanita praja angkatan 08 STPDN ini (sebutan bagi alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri) akhirnya terus menerus mengukir prestasi diantaranya kelurahan yang dipimpinnya pernah memperoleh penghargaan upakarti madya 3 ditahun 2012 tingkat nasional dan terakhir kemaren ditahun 2014 memperoleh juara 4 nasional lurah teladan juga di tahun 2013 juga mantan lurah teladan ini pernah masuk dalam media nasional kompas sebagai pelopor pendiri bank sampah di wilayahnya dan mampu merubah pola hidup masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan hidup.

Saya menyadari sepenuhnya semua yang diraih adalah berkat kerjasama, dukungan dari seluruh masyarakat yang masih memiliki semangat gotong royong yang tinggi walaupun berada di lingkungan perkotaan, katanya. baginya di kelurahan inilah dia banyak mempelajari banyak hal sisi kehidupan manusia karena yang dihadapi mulai dari orang lahir hingga mati, dari yang kaya sampai yg miskin, dari yang berpendidikan sampai yang tidak tahu apa apa dan menurutnya semua dilakoninya dengan menerapkan prinsip prinsip kepamongan sebagai abdi negara dan abdi masyrakat serta selalu memberikan pelayanan aang terbaik kepada masyarakat agar kita sebagai pemerintah mendapatkan feedback yang sebaliknya dari mereka dengan tumbuhnya tingkat partisipasi dalam pelaksanaan pembangunan serta didukungnya program program pemerintah oleh masyarakat.

Setelah pindah ketempat yang baru, apa rencana anda

tugas saat ini yang dilakoninya sebagai kepala bidang olahraga di kota pontianak baginya tidak jauh berbeda dengan apa yang dijalaninya di kelurahan, jika dulu di kelurahan yang menjadi mitra rt, rw, pkk dan lpm sementara di bidang olahraga ini yang menjadi mitra KONI, FORMI beserta pengurus cpengurus cabang olahraga yang ada tetapi sasarannya sama sama masyarakat seperti motto yang sering kita dengant mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga.

Pada intinya baginya dimanapun ditempatkan laksanakan tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan dengan baik, berpikir cerdas dalam menghadapi segala persoalan dan selalu lakukan inovasi serta selalu kembangkan kapasitas diri. disadari betul bahwa memang tidak ada manusia yang sempurna, tapi kita dapat terus berusaha menutupi ketidaksempurnaan itu dengan usaha dan berdoa. (Cong73/PN)

Related posts

3 Comments

  1. Drs. I Ketut Sedana, MAP

    Selamat kepada junior saya adij endah semoga berhasil dan sukses karirnya

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *