Kubu Ical Menyerang Menkum HAM

Parlemennews – Keputusan Menkum HAM yang memenangkan pengurus Golkar versi Munas Ancol menuai reaksi keras dari kubu Ical. Selasa (10/3) malam, Ical langsung mengumpulkan seluruh pimpinan DPD I dan DPD II di hotel Sahid, Jakarta, untuk melakukan konsolidasi menyikapi keputusan Menkum HAM.

Sejumlah perwakilan DPD Golkar kubu Ical bahkan mengusulkan pengajuan hak angket terhadap keputusan Menkum HAM Yasonna Laoly tersebut.Tak cukup sampai di situ, Ical dan para loyalisnya juga kompak ‘menyerang’ Menkum HAM karena telah mengesahkan Golkar kubu Agung Laksono.

Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie, berencana mengajukan hak Angket ke DPR, terkait keputusan Menteri Hukum dan HAM yang telah mengesahkan kepengurusan Partai Golkar pimpinan ketua umum Agung Laksono.

Menanggapi hal itu, Menteri Yasonna mengaku tak takut dengan sikap Ical. Mantan anggota DPR dari Fraksi PDIP itu menyatakan paham dengan kekecewaan yang dirasakan kepengurusan Golkar Munas Bali di bawah Ical.

“Itu hak dari teman-teman di DPR mau mengajukan angket, tapi kan ada aturan-aturannya. Ada aturan bagaimana proses pengusulan. Silakan saja,” kata Yasonna usai menemui ketua MPR, Zulkifli Hasan, Kamis (13/3).

Yasonna mengaku, saat memutuskan memenangkan kepengurusan Agung Laksono sudah mempertimbangkan matang-matang dengan mencari pada UU Partai Politik. “Tapi yang pasti, kami dalam mengambil keputusan terkait Partai Golkar benar benar berdasarkan UU Partai Politik,” jelasnya.

Yasonna pun menampik pernyataan, Ical yang menyebutkan keputusan tersebut adalah telah dipolitisasi oleh pemerintah. Menurut Ical, keputusan itu bukan berdasarkan landasan hukum, tetapi ada intervensi dari pemerintah.

“Sedikitpun tidak berfikir tentang politisasi keputusan Partai Golkar.Saya tegaskan sekali lagi keputusan itu mengacu pada UU Partai politik,” tegasnya. (aw/PN)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *