Ini Penyebab Kelangkaan Calon Kepala Daerah

ParlemenNews, Jakarta – Semakin menarik untuk menyimak perkembangan pelaksanaan pilkada serentak pada saat ini. Setelah pendaftaran pasangan bakal calon kepala daerah ditutup tanggal 28 Juli 2015. Ternyata terdapat 14 Daerah yang mempunyai calon tunggal dan 1 daerah tidak mempunyai calon sama sekali. Setelah perpanjangan pelaksanaan pendaftaran ternyata tetap saja masih terdapat 7 calon tunggal.

Peristiwa langkanya pasangan calon kepala daerah baru terjadi kali ini, menyikapi hal tersebut peneliti dari Pusat Studi Otda Dr. Baharuddin menjelaskan kepada Parlemennews (7/8/2015) bahwa fenomena ini merupakan dampak dari, pertama Politik transaksional yang selama ini terjadi. Satu calon yang memiliki capital membeli semua kendaraan sehingga calon lainnya tidak kebahagian kendaraan. Kedua bisa juga karena tidak percaya dirinya parpol dalam mengusung calon alternative yang sebenarnya itu dibutuhkan untuk pendidikan politik rakyat dan ketiga kegagalan parpol dalam melakukan pengkaderan dan rekruitmen politik.

Kemudian disisi lain Direktur Lembaga Kajian Pemerintahan Indonesia (LKPI) Dr. Rahmat Hollyson mengatakan penyebab kelangkaan calon kepala daerah pada beberapa daerah adalah, pertama Dampak keputusan MK pada 8 Juli 2015 yang mengharuskan anggota dewan dan PNS Mundur sebagai calon kepala daerah, Kedua Calon independen semakin dipersulit dengan menaikan persentase dukungan KTP dari 2,5% jumlah pemilih dan sekarang menjadi 6,5% sampai dengan 10% jumlah penduduk. Ketiga, Mahalnya ongkos perahu dari partai politik. Keempat, mahalnya ongkos politik lainnya yang harus dikeluarkan oleh calon kepala daerah (pn/rhm)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *