DPD RI Minta Pemerintah Mengontrol Kestabilan Harga Dan Stok Pangan

Parlemen News

ParlemenNews, Jakarta — Pemerintah punya tanggung jawab yang besar untuk mengendalikan harga pangan, karena kestabilan harga dan stok pangan ini sebenarnya adalah peran pemerintah sepanjang tahun, bukan hanya selama ramadhan dan menjelang hari raya.

Hal tersebut diutarakan oleh Anang Prihantoro Anggota Komite II DPD RI, senator asal Lampung pada Diskusi Dialog Kenegaraan di Lobby DPD-RI Jakarta pada hari rabu (17/6).

“Jika stok barang sedikit dan harga melambung, maka solusinya adalah kita dapat mengimport bahan pangan,” tandas Anang. Dia menambahkan bahwa dengan UU no.18 tahun 2012 yang membahas tentang pangan itu tidak cukup karena harga di pasar punya mekanisme sendiri, menurutnya pasar memiliki mekanisme harga sendiri, “Saat sidak mungkin harga akan turun, tapi setelah sidak selesai maka harga akan naik lagi,” kata Anang saat memaparkan materi.  Narasumber lain yang juga hadir yaitu Tulus abadi dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Achmad Yakub Anggota Pokjasus Dewan Ketahanan Pangan.

Mengenai lembaga yang mengelola pangan, Anang menjawab bahwa lembaga yang mengatur distribusi dan pengadaan pangan terlalu banyak, dan dia khawatir jika tidak disinkronisasi maka akan terjadi over lapping, karena setiap lembaga yang mengatur tersebut pasti ada anggarannya, sedangkan pekerjaannya tidak betul-betul dilaksanakan.

“Saat harga semakin mahal maka kualitas pangan masyarakat otomatis menurun, yang tadinya mengkonsumsi daging maka karena tidak terjangkau maka daging tidak menjadi prioritas, maka hal ini berpengaruh terhadap kualitas gizi bangsa Indonesia. Nah bagaimana bangsa ini dapat berkualitas jika gizi tidak terpenuhi oleh generasi kita, bayangkan kedepan ini kan anak cucu kita yang akan meneruskan pembangunan kita,” tegas Anang.

Anang berharap ada suatu lembaga pemerintah yang diamanatkan undang-udang untuk mengontrol harga pangan dan stok pangan sehingga dapat mengatasi permasalahan harga yang kerap kali naik terutama menjelang hari raya. (dpd/pn)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *